Contoh Surat Peringatan Pertama (SP1)

Tindakan melanggar yang dilakukan seorang karyawan memungkinkan baginya untuk mendapatkan Surat Peringatan. Surat Peringatan sendiri ada fase-fasenya. Umumnya karyawan yang dianggap merugikan perusahaan akan mendapat Surat Peringatan Pertama atau yang dikenal dengan SP1. Kemudian, jika karyawan tersebut kembali melakukan tindakan yang merugikan perusahaan, maka dalam hal ini perusahaan akan memberikan Surat Peringatan Kedua alias SP2 atau bahkan Surat Pemecatan langsung.

Setiap karyawan yang telah terbukti melakukan tindakan yang menyimpang dari aturan tata tertib bekerja, baik itu itu berupa sikap tidak disiplin, melanggar tata tertib maupun aturan-aturan perusahaan lainnya biasanya terlebih dahulu akan diperingatkan secara lisan. Dan apabila yang bersangkutan tidak juga memperbaiki sikap atau terus melakukan pelanggaran-pelanggaran demi pelanggaran, maka pihak perusahaan dapat memberikan teguran dalam bentuk tertulis yang disebut dengan Surat Teguran atau Surat Peringatan.

Nah, seperti apa format Surat Peringatan Pertama yang benar itu? Berikut ini referensi Surat Teguran 1 yang bisa Anda jadikan sebagai bahan pembelajaran dalam menulis SP1 yang baik dan benar.

Surat Peringatan Pertama


PT. TERUS MAJU SUKSES SELALU
Jln: Basuki Rahmat No. 88 Bali
No Telp:
=======================================================

SURAT PERINGATAN PERTAMA (SP-1)
Nomor: III/SPI-PT.TMSL/VI/20016

Dibuat oleh perusahaan, dalam hal ini ditujukan kepada:

Nama : Nur Hadi
Jabatan : Staff Umum

Sehubungan dengan sikap indisipliner dan pelanggaran terhadap tata tertib perusahaan yang saudara lakukan, maka dengan ini perusahaan memberikan Surat Peringatan Pertama (SP1) dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Surat peringatan pertama berlaku untuk 1 (satu) bulan kedepan sejak diterbitkan.
  • Apabila dalam kurun waktu 1 (satu) bulan kedepan sejak tanggal penerbitan surat peringatan pertama saudara tidak melakukan tindak pelanggaran yang menjadi dasar atas diterbitkannya surat peringatan pertama ini, maka surat peringatan pertama saudara dinyatakan sudah tidak berlaku.
  • Jika dalam kurun waktu 1 (satu) bulan kedepan sejak surat peringatan pertama diterbitkan saudara didapati kembali melakukan tindakan pelanggaran, maka perusahaan akan memberikan surat peringatan ke-2 untuk saudara.
  • Selama masa surat peringatan masih berlaku, atau belum melebihi 1 (satu) bulan setelah penerbitan saudara tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas perusahaan, berupa:
  1. Kendaraan Kantor
  2. Komputer

Demikian Surat Peringatan Pertama ini dibuat agar dapat diperhatikan dan dijadikan sebagai pelajaran sehingga kedepannya saudara tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Bali, 20 Juni 2016
PT. MURNI CAHYA
Mengetahui,



Romi Donianda

Staff Administrasi

Nah, demikianlah contoh format Surat SP1 yang baik dan benar. Silakan diperhatikan poin-poin yang dimuat dalam SP1 diatas agar Anda dapat membuat Surat SP1 yang benar pula. Semoga berguna dan sukses selalu untuk karir Anda.
Kumpulan naskah drama » naskahdramapersahabatan.blogspot.com

Post title: Contoh Surat Peringatan Pertama (SP1)
Written by: Lika Amalia

Bagi yang ingin co-pas artikel, dimohon dengan sangat untuk menyertakan link yang menuju ke laman artikel Contoh Surat Peringatan Pertama (SP1) ini.

Jika artikel diatas bermanfaat, silakan like/bagikan dengan teman Anda di social media dengan menggunakan widget share dibawah ini.

0 Response to "Contoh Surat Peringatan Pertama (SP1)"

Posting Komentar

Silahkan tinggalkam komentar:

- Sopan
- No spam
- No actives link

close