Contoh Naskah Drama Pertengkaran



Cerita dalam suatu drama memang bisa berupa apa saja, yang terpenting adalah terdapat hikmah atau pesan sosial dalam pertunjukan drama tersebut. Nah, buat kalian para pecinta dunia teater, kali ini saya akan share sebuah contoh naskah drama pendek, dimana ceritanya adalah tentang pertengkaran.

Dibalik kekurangan yang ada, saya tentunya sangat berharap bahwa contoh dialog drama sederhana yang saya share dalam kolom postingan ini dapat memberikan nilai manfaat untuk kalian. Baiklah, berikut ini contoh naskah drama singkat tentang pertengkaran.

Deskripsi Drama


Judul: Pertengkaran
Tema: Sosial
Jumlah Pemeran: 4 orang
Karakter:  
  • Dedi sebagai Angga
  • Iman sebagai LukiLuna sebagai Tini
  • Dini sebagai Yana

Angga adalah sahabat Tini semenjak kecil. Mereka telah menghabiskan banyak waktu bersama-sama,  baik ketika suka maupun dikala duka.

Luki adalah teman Yana. Mereka berteman semenjak di bangku SMP. Luki merupakan sosok remaja yang angkuh dan sering menghina orang lain.

Tini merupakan sosok remaja yang ramah, peduli terhadap sahabatnya serta orang-orang disekitarnya. Tini adalah sosok sahabat yang bisa memberikan energi possitif kepada teman-temannya dengan kedewasaan yang dia miliki.

Yana adalah tipikal cewek yang mudah dipengaruhi. Yana cendrung kebawa sikap temannya, jika temannya tersebut berkepribadian baik maka dia akan ikut menjadi baik, begitu juga sebaliknya.

Sore hati itu Angga sedang ngobrol dengan Tini disuatu tempat. Mereka membicarakan tentang banyak hal, pendidikan, masa depan, dan lain sebagainya.

Angga:
Tin, bentar lagi kita lulus SMA abis itu lanjutin studi diperguruan tinggi. Waktu berlalu serasa sangat cepat, aku takut nantinya semuanya tidak akan berjalan dengan mudah.

Tini:
Kamu kenapa jadi kepikiran negatif gitu sih Ngga?! Yakin aja dengan semuanya, tetap semangat, banyak berdo’a, jalani semuanya dengan sebagaimana mestinya, aku yakin semuanya akan bisa kamu lewati.

Angga:
Nggak tau kenapa Tin, aku merasa resah aja dengan masa depanku. Ngerasa takut kelak akan menemui masalah.

Tini:
Ngga, perjalanan kita emang masih sangat panjang, dan selama proses tersebut kita memang akan dihadapkan dengan banyak tantangan, tapi jika kita bisa menjaga diri, terus memotivasi diri dan terus berusaha berada pada landasan yang benar, aku yakin kita akan meraih apa yang kita impikan.

Angga:
Kamu benar Tin, makasih. Kamu emang sahabat aku yang selalu bisa buatku ngerasa tentrem. Semoga saja semuanya bisa kita jalani dengan baik.

Tini:
Amin.. Jika kita berusaha dengan sekuat tenaga pasti akan ada hasilnya.

Tidak lama kemudian datanglah Luki dan Yana. Luki dengan lagaknya yang memang kurang bisa bersikap baik dengan orang lain, sementara Yana kebawa sikap si Luki.
Luki dan Yana terlihat menghampiri Angga dan Tini, kemudian Luki terlihat menanyakan sesuatu kepada Tini dan Yana.

Luki:
Eh.. Ngapain kalian disini berduaan kaya dua sijoli lagi kelaparan?

Angga:
Maaf, maksud kamu apa? Kasar sekali ngomongnya?

Luki:
Apanya yang kasar? Gue nanya sama kalian, pada ngapain kok berduaan ditempat ini kaya sepasang kekasih yang lagi kelaparan, jelas kan?

Yana:
Masih nggak jelas juga?

Angga:
Pertama ku mau ngasih tau kalian, jaga mulut kalian, dan yang kedua kami bukan sepasang kekasih.

Luki:
Ye elee.. Kamu nantangin aku?

Yana:
Wah.. Kayaknya emang ngajak berantem lo deh Luk!

Luki:
Lo ngajak berantem? Berani lo sama gue? Nggak takut gue bikin bonyok muka lo?
Tini coba menenangkan Angga yang terlihat sudah dipenuhi kemarahan.

Tini:
Udah, udah nggak usah dilayani ngga.
Merasa tidak bersalah dan dibentak-bentak oleh Luki, Angga pun tidak bisa berdiam diri.

Angga:
Kurang ajar banget kamu..!!
Angga dan Luki pun akhirnya bertengkar…
Tini menjadi kebingungan saat melihat sahabatnya tersebut berantem dengan Luki, Tini mencoba mendamaikan mereka.

Tini:
Udah udah,, ngapain sih Ngga dilayanin. Udah ayuk pergi!
Yana:
He.. Diam kamu, biarin aja mereka laki sama laki. Ngapai lo ikut campur?

Tini:
Kamu ini, sinting.. tau temennya kurang ajar gitu bukannya dinasihatin malah didukung.

Yana:
Terserah apa kata lo!

Tini:
Udah Ngga! Yuk kita pulang aja
Melihat Tini yang kian kebingungan akhirnya Angga pun menuruti kemauan Tini untuk pergi, dan membiarkan Si Luki  yang sudah tersungkur karena beberapa kali ditonjok oleh Angga.

Angga:
He.. dengar kamu ya! Mestinya kamu bersikap baik sama orang, jangan suka cari masalah kalau nggak ingin bermasalah. Aku disini nggak mengganggu kamu, tapi kamunya malah cari masalah kayak tempat ini miliki kamu aja. Lain kali kita ketemu lagi dengan sikap kamu yang kayak tadi, ku pecahin muka kamu.

Angga dan Tini lantas pergi meninggalkan tempat tersebut. Luki masih tersungkur dengan luka lebam di mukanya sehabis bertengkar dengan Angga.

Tamat

Demikianlah contoh naskah drama pertengkaran, semoga contoh ini dapat memberikan inspirasi kepada kalian yang sedang memiliki tugas untuk menulis naskah drama.
loading...

Kumpulan naskah drama » naskahdramapersahabatan.blogspot.com

Post title: Contoh Naskah Drama Pertengkaran
Written by: Lika Amalia

Bagi yang ingin co-pas artikel, dimohon dengan sangat untuk menyertakan link yang menuju ke laman artikel Contoh Naskah Drama Pertengkaran ini.

Jika artikel diatas bermanfaat, silakan like/bagikan dengan teman Anda di social media dengan menggunakan widget share dibawah ini.

0 Response to "Contoh Naskah Drama Pertengkaran"

Posting Komentar

Silahkan tinggalkam komentar:

- Sopan
- No spam
- No actives link

close